Perbedaan MotoGP dan SBK yang Belum Diketahui

Jika membicarakan kompetisi balap motor paling bergengsi didunia pastinya akan menyebut Super Bike dan MotoGP. Kedua kompetisi ini memang menjadi yang paling banyak dilihat oleh masyarakat dunia karena aksi yang menakjukkan. Namun pernahkah kamu akan perbedaan motogp dan SBK yang ada saat ini.

Mungkin kamu akan mengetahuinya hanya semata Sirkuit yang digunakan atau hanya kelas dari balapan. Karena SBK hanya ada 2 kelas yaitu Super Sport dan Super Bike, sementara MotoGP ada tiga kelas yaitu Moto 3, Moto 2 dan kelas utama MotoGP.

MotoGP dan SBK Pakai Mesin Bertenaga Sama – Perbedaan MotoGP dan SBK

Namun dalam kesamaan mungkin hanya dalam kekuatan dari motor itu saja karena keduanya memang menggunakan motor 1000cc.

Dan bahkan kadang SBK sendiri memang berada satu level dibawah MotoGP, karena memang pembalap MotoGP yang sudah berumur akan langsug turun ke SBK.

Tetapi itu yang sama, namun untuk perbedaan yang ada berikut diantaranya.

Jenis Motor – Perbedaan MotoGP dan SBK

Perbedaan MotoGP dan SBK yang Belum Diketahui 1

Setelah dijelaskan memang kekuatan dari motor yang ada di dua kompetisi itu memiliki kesamaan. Hanya saja dalam balapan Super Bike itu merupakan motor yang memang dipreduksi masal.

Misal mereka menggunakan merk Yamaha dan diajang SBK mereka menggunakana Yamaha YZF R1, yang memang sudah diproduksi masal.

Namun jika didalam balapan MotoGP dipastikan itu merupakan motor Prototype, misal menggunakan Brand yang sama namun jenisnya berbeda yaitu YZF M1.

Untuk masalah kecepatan tentunya masih unggul MotoGP jika dibanding SBK, bahkan dalam hal responsif hingga kendali motor.

Kalender Balapan – Perbedaan MotoGP dan SBK

Ini menjadi perbedaan yang paling umum antara kedua komoetisi terakbar kendaraan roda dua di dunia yaitu akan kalender dari balap itu sendiri.

MotoGP sendiri tercatat akan menjalankan 19 seri balapan dalam satu musimnya, yang akan adanya tahapan Sesi Latihan, kualifikasi hingga Race.

Sementara untuk SBK sendiri hanya 13 seri balapan saja dalam satu musim, hanya saja satu seri balapan di SBK dijalankan 2 kali yang hanya berselang satu hari saja.

Spare Part – Perbedaan MotoGP dan SBK

Perbedaan MotoGP dan SBK yang Belum Diketahui 3

Untuk yang satu ini pastinya berbeda dong, karena memang jenis motor MotoGP menggunakan Prototype, sedangkan SBK pakai motor produksi masal.

Dari semua Sparepart yang paling menonjol digunakan pada bagian rem motor. Yang pada MotoGP menggunakan rem dengan bahan dasar karbon yang dikenal sangat kuat akan daya cengkramnya.

Sementara untuk World Superbike hanya menggunakan motor dengan bahan dasar baja, yang memang standar dari motor produksi masal.

Penggunaan Ban – Perbedaan MotoGP dan SBK

Perbedaan MotoGP dan SBK yang Belum Diketahui 2

Pastinya kamu semua menyangka bahwa ban yang digunakan sama bukan. Karena memang kamu hanya mengetahui dari pabrikan antara Michelin, Bridgestone, Dunlop atau bahkan Pirelli.

Memang benar sama, namun hanya saja pemasok ban yang dibagi. Karena pada ajang SBK dipastikan akan selalu menggunakan ban dari Brand Pirelli.

Sementara untuk MotoGP sendiri menggunakan dua pabrikan yaitu Michelin dan Dunlop.

Stok Motor

Ini sendiri merupakan salah satu aturan dari kedua kompetisi akan berapa banyak motor yang bisa digunakan dalam satu musimnya.

Namun bukan itu yang akan dibahas akan perbedaanya, karena memang khusus hanya dalam satu seri balapan saja.

Jadi pada balapan MotoGP sendiri disediakan setidaknya 2 motor dalam satu seri balapan. Hal ini dilakukan hanya semata akan kondisi saat balapan saja, namun jika untuk terjatuh dari balapan tetap saja akan DNF.

Sementara untuk SBK sendiri hanya disediakan satu motor saja. Namun saat balapan berlangsung dan jatuh disesi pertama tapi motor masih bisa menyala. Nantinya di sesi kedua pembalap tersebut bisa kembali ikut hanya saja menggunakan motor yang sama.

Tips Buat Motor Kencang dengan Biaya Minim

Beberapa orang khususnya para anak muda pastinya sangat ingin memiliki motor yang sangat kencang, hanya semata saat mereka di jalan mungkin untuk bergaya. Hingga saat ini mungkin banyak yang mengira bahwa dari kekuatan motor atau CC dari motor yang membuat Motor bisa berlari kencang. Sebenarnya itu salah besar, kali ini akan memberik tips buat motor kencang tapi dengan biaya paling murah.

Karena ada beberapa orang yang membuat motor miliknya agar bisa menjadi kencang cengan cara melakuna Born Up. Yang disitu nantinya akan melakukan beberapa pergantian Spare Part, yang pastinya membutuhkan dana yang tidak sedikit.

Pergantian Spare Part Hanya Alternatif – Tips Buat Motor Kencang

Tips Buat Motor Kencang dengan Biaya Minim 3

Sebenarnya ada beberapa cara lain agar bisa membuat Motor kamu bisa berlari kencang selayaknya punya CC besar. Hanya perlu dengan membuat beberapa perubahan saja kok.

Namun disisi lain mungkin ada yang harus dikorbankan yaitu biasanya konsumsi bensin, lantaran pasti akan menjadi sangat boros tentunya.

Berikut beberapa Tips untuk Buat Motor Kamu Kencang.

Modifikasi Piston Motor – Tips Buat Motor Kencang

Tips Buat Motor Kencang dengan Biaya Minim 2

Bagian Piston menjadi salah satu yang mungkin bisa kamu lakukan modifikasi, karena memang ini merupakan bagian utama motor untuk memberikan tenaga agar bergerak.

Dibagian ini merupakan otot dari Motor, dan cara paling mudah untuk membuat kencang yaitu dengan memperpendek piston dan melakukan perbesaran pada diameter piston.

Karena memang piston sendiri bukan hanya spare part tunggal. Melainkan juga memiliki tempat untuk melakukan pembakaran bensin yang akna dirubah menjadi daya gerak motor.

Modifikasi Ruang pembakaran – Tips Buat Motor Kencang

Tips Buat Motor Kencang dengan Biaya Minim

Yang berikutnya adalah membuat perubahan pada ruang pembakaran motor. Nah ini dia mengapa motor yang biasa dilakukan perubahan akan menjadi lebih boros dari motor standar.

Karena memang disini akan dilakukan perubahan, yang biasanya konsumsi bensin memiliki tekanan biasa saja. Nantinya kamu mungkin bisa melakukan pengecilan, bukan memperbesar ruang pembakaran.

Yang nantinya bisa memberikan tekanan yang lebih besar pada motor, yang otomatis tenaga dari motor akan lebih tinggi.

Modifikasi Pengapian Motor – Tips Buat Motor Kencang

Tips Buat Motor Kencang dengan Biaya Minim 4

Sepertinya ini menjadi yang paling gampang karena kamu hanya akan mengganti busi yang ada di motor kamu. Busi sendiri merupakan Spare Part khusus untuk pengapian dari motor.

Ini menjadi bagian yang akan mengantarkan aliran listrik yang akan dialiri ke mesin motor dari perubahan Bensin menjadi energi listrik.

Yang biasanya motor Standar hanya memiliki pengapian sebesar 6 Volt saja, dan jika ingin merubah kamu bisa langsung mengubahnya menjadi 12 Volt.

Karena jika kamu ingin mendapatkan kekuatan motor yang lebih besar, pastinay Voltase yang dibutuhkan akan semakin besar.

Tapi perlu diingat jangan melakukan perubahan yang ekstrim ya, takut bisa kejadian motor tidak sanggup menahan beban yang bisa berakibat fatal.

Modifikasi Roda Gigi – Tips Buat Motor Kencang

Selain mengganti busi pada motor, hal gampang yang bisa membuat motor kamu bisa lebih kencang kamu bisa mengganti Roda Gigi kamu.

Untuk yang satu ini kamu bisa mendapatkannya dengan mudah, terutama di bengkel yang khusus menjual Spare Part Racing.

Bahkan biasanya kamu juga bisa melakukan pemasangan ditempat tersebut, yang pastinya kamu tidak perlu khawatir akan adanya yang tidak sesuai.

Pada motor Standar sendiri sebenarnya memiliki roda gigi yang memiliki ukuran sangat besar. Dan disarankan kamu hanya perlu menggantinya yang lebih kecil agar bisa berlari lebih kencang.

Ingat ini khusus untuk motor tipe manual yah. Untuk Matic mungkin akan sedikit lebih sulit karena harus membuka ruang injektor.

Berita Marc Marquez Enggan Sandang Raja Jatuh

Siapa tidak kenal dengan pembalap yang satu ini, berasal dari tanah Spanyol dan memiliki sebutan sebagai Baby Alien ya benar Sekali Marc Marquez. Pada tahun ini dirinya akan kembali bersaing, namun kali ini dirinya akan berupaya menjadi juara bertahan. Namun disisi lain dirinya juga siap untuk membuat berita Marc Marquez akan melepas jabatan sebagai raja jatuh.

Pembalap yang satu ini memang terkenal memiliki gaya membalap yang sangat agresif. Bahkan masih ingat insiden antara dirinya dengan Valentino Rossi yang pada akhirnya membuat sang legenda terjatuh.

Hingga pada akhrinya dirinya juga pernah namu bahkan membuat kerugian sendiri karena dirinya yang mengalami crash saat balapan.

Kali ini akan coba membahas tentang kabar Marc Marquez jelang musim MotoGP 2019.

Tahun 2018 Marquez Jatuh Sebanyak 23 Kali – Berita Marc Marquez

Berita Marc Marquez Enggan Sandang Raja Jatuh 1

Meski pada musim lalu dirinya sukses kembali menyabet gelar MotoGP, namun disisi lain sang semut merah ini juga mendapat gelar lain. Yaitu sebagai pembalap yang sering mengalami kecelakaan.

Terhitung selama musim lalu dirinya harus mengalami 23 insiden, yang diantaranya dari sesi latihan, kualifikasi hingga balapan.

Catatan ini sebenarnya sedikit lebih baik, karena pada tahun 2017 dirinya bahkan mencatatkan 27 kali kecelakaan. Hanya saja dirinya sedikit lebih baik dari Sam Lowes yang mencatat 31 kecelakaan.

Dirinya mengatakan bahwa dimusim ini dirinya enggan kembali gelar tersebut.

“Saya enggan menjadi rider dengan catatan terjatuh paling banyak dalam satu musim. Setiap pembalap memang harus mengambil resiko, bahkan disetiap tikungan pasti ada peluang untuk jatuh terutama di tikungan lambat. Dan itu yang akan saya perbaiki dimusim depan.” Ujar Marquez.

Bahkan terhitung selama berkarir di MotoGP tercatat pembalap dengan nomor 93 ini sudah mengumpulkan sebanyak 106 kecelakaan.

Namun dari catatan tersebut uniknya hanya 17 kali terjadi kecelakaan saat balapan berlangsung. Hal tersebut dinyatakan memang karena gaya balapnya itu sendiri.

Marquez mengatakan bahwa itu yang menjadi pembeda antara dirinya dengan pembalap lain. Dirinya memang selalu senang mengambil cukup banyak resiko, hingga pada akhirnya cukup mengancam keselamatan dirinya.

Bahkan dirinya juga mengatakan bahwa semua resiko tersebut hanya semata ingin mengejar gelar bergengsi di akhir musim nantinya.

Siap Pertahankan Gelar – Berita Marc Marquez

Berita Marc Marquez Enggan Sandang Raja Jatuh 2

Nantinya musim baru akan segera digelar dalam hitungan beberapa waktu lagi, dan Marquez juga sudah menyatakan akan siap mempertahankan gelarnya nanti.

Disisi lain dirinya juga sudah siap menghadapi para rival yang akan dihadapi saat balap. Sosok pembalap berusia 26 tahun ini dimusim depan akan mendapatkan cukup banyak masalah.

Hal tersebut diprediksikan setelah beberapa nama seperti Jorge Lorenzo dan Danilo Petrucci mendapatkan tim yang lebih kuat.

Benar sekali karena Lorenzo yang dimusim lalu sempat mengalami pasang surut performa bersama Ducati kini menjadi rekan satu tim di Repsol Honda.

Sementara dan fenomenal, Danilo Petrucci yang mampu merebut hati fans meski hanya menggunakan motor satelit Ducati.

Dimusim depan dirinya resmi bergabung dengan Ducati utama bersama dengan mengisi posisi Jorge Lorenzo. Hal tersebut disamping para pesaing seperti Valentino Rossi, Maverick Vinales, Andrea Dovizioso dan juga sang pembuat kejutan Alex Rins.

“Ini akan menjadi tantangan baru bagi saja, Lorenzo adalah pembalap yang sangat cepat dan bertalenta. Kami harus tampil konsisten, begitu juga saya karena memang kemenangan menjadi target saya disetiap seri.”

Jadi menurut kalian apakah Marc Marquez mampu mempertahankan gelar MotoGP ke-6 dan mendapat gelar ke-4 beruntun.

Yamaha Berjudi dengan Rossi Hasil Musim Depan

Jelang musim MotoGP tahun 2019 yang akan hadir dalam berapa waktu mendatang. Nantinya ajang tertinggi FIM ini masih akan diramaikan dengan aksi Valentino Rossi.Menanggapi hal tersebut Yamaha Berjudi dengan Rossi akan hasil yang akan diraih keduanya pada musim ini nantinya.

Seperti yang diketahui pembalap berjuluk The Doctor tersebut baru saja merayakan Ulang Tahunnya ke-40 pada 17 Februari lalu. Dan dirinya resmi dinobatkan menjadi pembalap tertua yang masih aktif diajang tertinggi Balap Motor.

Melihat hasil tersebut pastinya membuat beberapa bandar judi langsung memasang taruhan yang cukup besar akan hal tersebut. Akan adanya nilai tinggi jika Rossi masih bisa menandingi ketangguhan dari Jorge Lorenzo, Marc Marquez dan Andrea Dovizioso saat laga nanti.

Review Karir Valentino Rossi di MotoGP- Yamaha Berjudi dengan Rossi

Yamaha Berjudi dengan Rossi Hasil Musim Depan 2

Terhitung ini akan menjadi musim ke-19 dirinya dikelas tertinggi MotoGP. Bahkan dirinya saat itu sudah berada dikelas ini saat masih bernama 500cc yang memang saat itu masih menggunakan motor dengan kekuatan tersebut.

Namun beberapa tahun usai dirinya naik kasta pada akhirnya muncul nama MotoGP dengan menggunakan motor 1000cc.

Saat itu dirina pertama kali tampil membela Repsol Honda sejak tahun 2000 hingga 2003. Bahkan dalam 3 tahun membela tim tersebut dirinya selalu keluar sebagai juara dunia.

Gabung Yamaha – Yamaha Berjudi dengan Rossi

Hingga pada tahun 2004 hingga 2010 dirinya memustuskan untuk gabung dengan Yamaha.

Bahkan keputusannya tersebut menuai kritik, menyusul tim berlogo garpu tala ini merupakan tim baru alias Underdog. Yang pastinya akan sangat sulit mengangkat performa dirinya.

Namun dari 6 tahun berkarir dirinya sukses menyabet kembali gelar juatra dunia 4 kali pada tahun 2004, 2005, 2008 dan 2009 silam. Dan mendapatkan total 7 gelar Juara dunia MotoGP, VR46 sukses dinobatkan sebagai pembalap dengan peraih gelar juara terbanyak.

Gabung Ducati – Yamaha Berjudi dengan Rossi

Pada tahun 2011 hingga 2012 Rossi kembali membuat kejutan dengan bergabung bersama Ducati. Saat itu dirinya menggantikan sosok Casey Stoner yang tidak lama memutuskan pensiun.

Dirinya mengaku bahwa keputusan gabung dengan Ducati karena mengaku sangat cinta dengan negaranya Italia. Hingga pada akhirnya Rossi memutuskan untuk membela tim tersebut dan bertekat membawa juara.

Namun sayang karirnya ditim Ducati Racing tidak berjalan mulus, bahkan dirinya kerap kesulitan masuk 3 besar. Bahkan terhitung dirinya hanya mampu menduduki posisi 7 ditahun pertama dan 6 ditahun kedua.

Comback ke Yamaha – Yamaha Berjudi dengan Rossi

Yamaha Berjudi dengan Rossi Hasil Musim Depan 1

Hingga pada 2013 dirinya masih penasaran akan bisa meraih gelar juara kembali dan bergabung dengan Yamaha hingga saat ini.

Namun sayangnya usia dirinya sudah masuk kepala 3, tepatnya berusia 34 tahun dan sementara sudah banyak pembalap muda bermunculan.

Pada akhirnya catatan terbaik sosok Valentino Rossi pada musim perdana Comback hanya menempati posisi 4 klasemen. Dan pada 3 tahun berikutnya dirinya selalu nyaris juara meski akhirnya hanya menduduki posisi 2 klasemen akhir.

Musim 2018 lalu Rossi pada akhirnya sukses menduduki posisi 3 klasemen akhir, meski saat itu dirinya sudah berusia 39 tahun.

Namun disisi lain dirinya sukses mendapatkan kontrak baru yang bisa memberikan dirinya kesempatan membalap hingga tahun 2020 mendatang.

Prediksi Bandar Judi – Yamaha Berjudi dengan Rossi

Jelang musim 2019 kemugkinan bandar judi akan langsung memasang nama Valentino Rossi dengan nilai tinggi jika menjadi juara.

Karena disisi usia sang Doctor akan mendapatkan perlawanan hebat dari Duo Spanyol dari Honda, Jorge Lorenzo dan Marc Marquez.

Belum lagi dari duo Ducati yang diperkuat Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci hingga rekan satu timnya, Maverick Vinales yang selalu berupaya menjadi juara.